This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Himbauan dari Penulis

Allah Swt. memberi akal kepada manusia untuk berpikir. Dengan akalnya, manusia mampu menuangkan ide-ide baru melalui tulisannya. Dengan cara seperti inilah, manusia dapat menggali "hikmah" (ilmu) Allah yang tiada habisnya. Akan tetapi, jangan menjadi plagiator !

Selamat Datang, Selamat Membaca.
Tampilkan postingan dengan label Kemarokoan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kemarokoan. Tampilkan semua postingan

Pendekatan Tarekat Tijaniyah dalam Studi Islam



Penulis di Makam beliau, kota Fes (Maroko)

Tarekat Tijaniyah dalam Studi Islam[1]

BAB I
PENDAHULUAN

      A.    Latar Belakang Masalah

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang memberikan keistimewaan kepada para Wali, dan menjadikan para Wali sebagai pewaris para Nabi. Salawat serta salam semoga tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, yang telah membukakan sesuatu yang tertutup, yang menjadi penutup para Nabi dan Rasul yang terdahulu, yang membela agama Allah sesuai dengan petunjuk-Nya dan yang memberi petunjuk kepada jalan agama-Nya. Semoga rahmat Allah SWT dilimpahkan kepadanya, keluarganya serta para sahabatnya, juga kepada para pembaca. 

Waliyullah dari Kota Rabat


Penulis di Makam beliau, kota Rabat (Maroko)

Syekh al-Qutb Arobi bin Sayih

Adalah Syekh Arobi bin Muhammad bin Muhammad Sayih bin Muhammad bin Dawud bin Muhammad bin Abdul Qadir bin al-Qutb Muhammad as-Syarqi al-Umari. Nasabnya berujung kepada Khulafaur Rasyidin ke- 2 Sayyidina Abu Hafs Umar bin Khattab RA.

Syekh Husen al-Ifrani al-Hassani



Penulis di Makam beliau kota Tiznit (Maroko)
Syekh Husen al-Ifrani at-Tijani
 
Syekh al-Qutb Sidi Husen bin Ahmad bin al Hajj Belqasim bin Abdur Rahman bin Ahmad bin Abdul Karim bin Ali al-Ifrani al-Idrisi al-Hassani lahir  di desa Suqin (Maroko) pada tahun 1248 H. riwayat lain menyebutkan tahun 1250 H. Nasabnya berujung kepada sayyidina Hasan as-Sibthi bin sayyidina Ali dan sayyidah Fatima az-Zahra binti Rasulullah SAW.
 Sedangkan Ifran disini bukanlah kota di Negri Matahari Terbenam yang popular ketika musim dingin turun salju, melainkan daerah yang berada di selatan Maroko (Sus). Ia sudah yatim sejak kecil, sebab ayahnya meninggal sepulang  menunaikan ibadah haji. Hanya tinggal ibunya yang merawat dan mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Setelah selesai belajar Alquran dan Tajwid di kampungnya, ia dikirim ibunya kepada Syekh Arobi bin Ibrahim (W. 1266 H) di daerah Jazulah agar menimba ilmu darinya. Setelah itu, ia pindah ke Syekh Abdellah bin Abdur Rahman al Kasytimi (W. 1271 H) yang merupakan pimpinan Madrasah Imo Aksyatim didaerah itu juga. 

Syekh Muhammad bin Ahmad al-Kansusi



Makam beliau di kota Marakech (Maroko)
Syekh Muhammad al-Kansusi at-Tijani

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang memberikan keistimewaan kepada para Wali, dan menjadikan para Wali sebagai pewaris para Nabi. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, yang telah membukakan sesuatu yang tertutup, yang menjadi penutup para Nabi dan Rasul yang terdahulu, yang membela agama Allah SWT sesuai dengan petunjuk-Nya dan yang memberi petunjuk kepada jalan agama-Nya. Semoga rahmat Allah SWT dilimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya semua, juga kepada para pembaca. 

Ulama Karismatik dari Kota Agadir

Musholla Madrasah Alma
Ulama Kota Agadir Maroko
Agadir adalah sebuah kota yang terletak disebelah selatan Negara Maroko. Jaraknya sekitar 602 Km dari ibukota Rabat. Dari corak alamnya, kota ini merupakan daerah wisata kedua setelah kota Marakech. Kawasan yang bersahabat dengan lingkungannya ini membuat daya tarik turis domestik maupun manca Negara tersendiri. Didaerah ini mereka lebih tertuju pada kegiatan out bond untuk menyusuri jalanan kota yang berliku-liku. Kota yang tercatat berpenduduk 700.000 jiwa ini pun menorehkan sejarah tersendiri pada era 60-an bagi Bangsa Indonesia.

Ulama Tijaniyah dari Kota Inezgane



Syekh Abdur Rahman Inezgane
 
Syekh Al-Allamah Sidi Abdur Rahman bin Muhammad bin Ali bin Hamid Ar-Rajraji lahir  di kota Inzegane (Maroko) pada hari Rabu, 16 Jumadi Tsani tahun 1326 H. bertepatan tanggal 16 Juli 1908. Setelah selesai belajar Alquran di Masjid Imam Ali (Inezgane) kepada Sidi Abdul Qadir bin Ahmad, kemudian beliau melanjutkan menimba ilmu kepada para ulama Sus (daerah bagian selatan Maroko) dizaman itu, diantaranya kepada: Sidi Muhammad bin Abdellah Ar-Ragragi (W. 1413 H), Sidi Mubarak bin Muhammad Al-Bouzoki (W. 1356 H), Syekh Mas’ud Al-Wifqawi dan lain sebagainya.  

Cherif Zubair at-Tijani al-Hassani



Fes- Cherif Zubair merupakan penanggung jawab Grand Zawiyah Sayyid Ahmad at-Tijani yang terletak di kota Fes – Maroko. Beliau termasuk salah satu cucu Sayyid Ahmad at-Tijani yang aktif di Zawiyah tersebut. Pada awal tahun 2011 merupakan

Syekh Muhammad [Fathan] Gannun Al-Idrisi


 Sayyid Muhammad [Fathan] Gannun Al-Idrisi Al-Hassani

Beliau lahir tahun 1270 H., dikota Fes – Maroko. Usai menghafal Alquran diusia yang masih muda, kemudian beliau melanjutkan belajarnya kepada para ulama Qurawiyyin, diantaranya: Sidi Ahmad Banani Kala, Sidi Ahmad Al-Ilmi, Sidi Muhammad Al-Madani Gannun, Sidi Muhammad bin Abbas Al-Iraqi. Sedangkan dalam ilmu Tasawuf, beliau berguru kepada Waliyullah Syekh Muhammad Arabi bin Sayih (W. 1309 H) yang kitabnya masyhur dikalangan penganut Tarekat Tijaniyah “Bughyatul Mustafid fi Syarh Munyatil Murid”, Sidi Ahmad Mahmud Dar’i, Sidi Ahmad Banani Kala (W. 1306 H), dan lain-lain.

Syekh Sidi Ahsan Al-Ba'qili

Sayyid  Ahsan Al-Ba’qili Al-Hassani

Syekh Maulana Ahsan bin Muhammad bin Abi Jamaah Al-Ba’qili lahir di Desa Ikidhi-Maroko. Pada usia 8 tahun ayahnya meninggal dunia, mulai saat itulah saudara-saudaranya yang mencukupi keperluan Beliau sehari-hari. Pada usia 14 tahun Beliau telah hafal Alquran, yang kemudian meneruskan menimba ilmu kepada para ulama diberbagai daerah Negara Matahari Terbenam tersebut, diantaranya di Qurawiyin-Fes, Medina Qasr Kabir, Medina Settat,dan lainnya.
Pada tahun 1321, Beliau memulai mempelajari ilmu Tasawuf, mulanya dibawah bimbingan Syekh Sidi Ali Masfayubi, dan kemudian berguru kepada Syekh Al-Qutb Husen Al-Ifrani (W. 1328 H) penulis kitab “Tiryaqu al Qulub min Adawai al Ghaflah wa ad Dzunub”,.

Syekh Muhammad Al-Hajjuji Al-Hassani

Al-Muhaddits Syekh Muhammad Al-Hajjuji


Sayyid Muhammad bin Muhammad bin al-Mahdi bin Muhammad bin al-Arobi bin Ahmad bin Ahmad bin Husain bin Rohawa bin Sulaiman bin Abdur Rahman bin Ya’la bin Ali bin Ahmad bin Said bin Imran bin Ali bin Umar bin Sulaiman bin bin Maulana Idris II [pendiri kota Fes Maroko] bin Maulana Idris I [pembuka Negara Maroko] bin Maulana Abdullah Kamil bin Maulana Hasan al-Mutsanna bin Maulana Hasan as-Sibth bin Sayyidina Ali karramallah wajhahu & Sayyidah Fatimah az-Zahra binti Sayyidina wa Maulana Muhammad SAW.

Syekh Al-Qadhi Ahmad Sukairij


 Syekh Al-Qadhi Ahmad Sukairij

Syekh Sidi Ahmad bin Iyas bin Abdur Rahman Sukairij Al-Khazraji Al-Anshari lahir di kota Fes-Maroko pada tahun 1295 H. Sejak kecil belajar kepada sang ayah Sidi Iyas Sukairij, karena perhatian yang begitu mendalam membuat si Ahmad kecil tumbuh dengan cerdas dan pandai. Kemudian sang Ayah mengirimnya untuk melanjutkan menimba ilmu kepada para ulama Qurawiyin-Fes, seperti: Sidi Muhammad bin Hasyim Al-Kitami (Spesialis Alquran), Sidi Abdellah bin Idris Al-Bukrawi (Pakar Hadits), Sidi Muhammad bin Muhammad Genoun, Sidi Abdullah Badrawi, Sidi Abdul Malik Alawi Ad-Dhorir, Sidi Habib bin Daoudi Al-Jazair, Sidi Ibrahim Yazidi dan lain sebagainya, disana Beliau belajar dan digembleng berbagai disiplin ilmu.

Cherif Tidjani Benamar




الشريف التـجاني بنعمرو

هو سيدي بنعمر بن سيدي أحمد بن سيدي محمد الكبير بن سيدي محمد البشير بن سيدي محمد الحبيب بن القطب المكتوم سيدي أحمد التجاني رضي الله عنه. من أكابر مقدمي الطريقة التـجانية، الفاسي استقرارا ودارا.


ينايير 2013

العلامة الفقيه محمد العربي بن المهدي إكيدر



ترجمة فضيلة العلامة الفقيه الشيخ محمد العربـي بن الـمهدي اكيدر الحاحي المغربـي

هو شيخنا الإمام العلامة المدقق الفهامة صاحب الفضيلة الشيخ محمد العربـي بن المهدي الحاحي مولدا والمالكي مذهبا والتجاني مشربا والصخيراتي دارا ومنشأ.

Cap Spartel Tanger

Allah SWT berfirman: "Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu (QS. Ar-Rahman: 19)".

Penulis di depan Cap Spartel kota Tanger (Maroko)

Mengenang Syekh Shofauddin Al-A’dhomi


Beliau lahir pada 1947 M, di A’domiyah Baghdad - Irak. Beliau merupakan Ahli -Qiraat Sab'ah- yang pernah juara pertama pada musabaqah tajwid di Maroko tahun1994,. Beliau juga mendapat Ijazah riwayat dari Syeh Hasan bin Shiddiq Al-Ghumari (Tanger) & Syeh Muhammad Bukhubzah Al-Hassani (Tetouan).

Beliau pernah berkata: "Ahmad: saya di Maroko kurang lebih 10 tahun". Dulu, Beliau menjadi ustadz khusus ilmu Qiraat di Ma'had Ghorb Islam – Kenitra, akupun pernah ngaji kepada Beliau.

Diantara karyanya adalah:
"Al-Muhith biusuli riwayah Qolun an Nafi' min thoriq Abi Nasyith". Beliau wafat pada 13 April 2011. -Allah yarhamhu-

Mahasiswa di Kota Rabat Maroko

WNI di Maroko

بسم الله الرحمن الرحيم
وصلى الله على سيدنا محمد الفاتح الخاتم وعلى آله وسلم

Adapun nama-nama Mahasiswa yang saya tulis dalam bait ini adalah

Mulai bait ke enam: Ahmad Shohibul Muttaqin, Abu Fatih (pak Agustiar Abbas), mas Bayu, Erik, mas Suprapto, kak Iman, Bang Sholeh, Abu Hafi (pak Khoirurrijal), pak Helmy Basri, Om Sabiq Al-Hadi, Bang Fakhrurrazi, mas Alvian, Habib dan pak Ade Asnawi

Dalail Khairat

Dalail Khairat merupakan kitab yang berisi tentang shalawat kepada Nabi, kitab kecil atau yang lebih akrab disebut ‘kutaib’ tersebut merupakan karya ulama Maroko. Negara yang berada dikawasan Afrika Utara ini memang masyhur akan ulamanya, terlebih dikalangan pondok pesantren yang sebagian besar telah menelaah dan sering membaca shalawat Nabi terlebih kitab Dalail Khairat. Adapun kitab “Nailul Masarat fi Tashih Dalail Khairat”

Tarekat Tijaniyah

Penulis dan Sang Guru Syekh Muhammad Arobi
  Tarekat Tijaniyah

Tarekat atau yang disebut dalam bahasa arab “thoriqoh” artinya adalah sebuah jalan, sedangkan Tijaniyah merupakan nisbat kepada pendiri Tarekatnya yaitu Syeh Al-Qutbi Al-Maktum Abu Abbas Ahmad At-Tijani (W. 1230 H.).
Disini penulis tidak membahas banyak tentang ajaran tarekat ini, akan tetapi sekedar menuliskan rangkaian silsilah sanad yang telah penulis dapatkan, merupakan kenangan tersendiri agar tersimpan dengan baik dan bermanfaat. Berikut adalah mata rantainya:

Dosen Pembimbing Skripsi



Cover Skripsi

Biografi Dr. Hasan Alami

o   Lahir di kota Azero Maroko tahun 1963
o   Dosen di Universitas Ibn Tofail Kenitra Maroko
o   Direktur di Institut Islamic West Kenitra Maroko
Karya-karyanya:

Masjid Indonesia di Maroko


Gb. Pintu masuk masjid

Satu-satunya masjid Indonesia yang ada di Maroko, terletak di daerah Kenitra. Yaitu sekitar 40 Km dari Ibu kota Rabat. Masjid tersebut didirikan pada tahun 1384 H, yang tertulis di atas dinding mihrab.